Monday, 4 July 2016

Malioboro, Berburu pernak-pernik di Kota Istimewa

Untuk saat ini genks gua bakal ngeinfoin buat kalian yang baru di Jogja maupun yang ingin berkunjung ke Kota Yogyakarta, yang menjadi salah satu objek wisata andalan di kota Jogja yang sangat terkenal didunia dan menjadi salah satu ikon luar biasa di Kota Yogyakarta adalah Jl. Malioboro genks, mampu menarik para wisatawan dalam maupun luar negeri untuk terus berkunjung kesini, dan hampir tidak pernah sepi oleh pengunjung, karena di Malioboro ini genks banyak menyediakan kebutuhan dan perlengkapan sehari-hari kita dan juga menjadi salah satu tempat untuk menyegarkan mata kalian yang seharian sibuk dengan berbagai macam aktivitas yang kalian lakuin semua tiap harinya.


Di Malioboro ini genks banyak menyediakan buah tangan ataupun oleh-oleh yang pengen kalian bawa untuk keluarga dirumah, jika kalian ingin menikmati suasana malam di Kota Jogja, mungkin mengitari Malioboro ini dari setiap sudutnya bisa jadi salah satu caranya, disepanjang jalan Malioboro ini berjejer warung-warung makan, hotel, Mall, Toko Pakaian, gantungan kunci dan masih banyak lagi genks. Jika kalian merasa capek atau lelah di sepanjang jalan ini juga tersedia becak motor dan delman yang bisa kalian tumpangi untuk mengantarkan kalian semua ke tempat tujuan yang ingin didatangi.




Dan kalo menurut Wikipedia nih genks dari Tugu Jogja hingga Kantor Pos Yogyakarta membentang 3 jalan utama yakni Jl. Mangkubumi--Jl. Malioboro--Jl. Jend.Ahmad Yani. Pada tanggal 20 Desember 2013, pukul 10.30 oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X nama dua ruas jalan Malioboro dikembalikan ke nama aslinya, Jalan Pangeran Mangkubumi menjadi jalan Margo Utomo, dan Jalan Jenderal Achmad Yanimenjadi jalan Margo Mulyo. Hanya saja saat ini orang lebih familiar dengan nama yang gua sebutkan sebelumnya. Ada beberapa objek bersejarah di sepanjang 3 jalan ini diantara nya Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Pasar Beringharjo, Gedung Agung, Monumen Serangan umum 1 Maret dan Benteng Vredeburg.




Mungkin banyak orang yang belum mengetahui apa arti dari nama Jl. Malioboro ini, Malioboro ini sendiri memiliki 2 pengertian kenapa nama ini diambil, yang pertama diambil dari bahasa Sansekerta Malioboro yang artinya (Karangan Bunga), karena pada saat itu jalan ini dulunya dilewati sebagai akses ke Kraton Jogja, Benteng Vredeburg, ataupun kepasar beringharjo dan beberapa kali jalan ini dipenuhi karangan bunga ketika kraton mengadakan acara syukuran maupun hajatan, dan yang kedua nih genks, katanya diambil dari nama bangsawan Inggris yang tinggal di Kota Yogyakarta antara tahun 1881-1816 yang bernama Marlborough. 
Nah makanya itu genks diberi nama Malioboro, masih banyak deh yang bisa kalian cari tahu sendiri apa aja yang ada disini, pokoknya ngak nyesal main-main ke Jogja hehe... Keseruan itu kalian yang ciptain genks jadi jangan ragu buat tetap terus mengekspresikan setiap gerak dan gaya yang kalian miliki. :)

I N D O N E S I A  B A N G E T

0 comments:

Post a Comment